USAHA KESEHATAN SEKOLAH

    Sejarah perkembangan UKS dimulai pada tahu 1956. Pada tahun ini telah dirintis kerjasama antara Dpartemen Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Departemen Dalam negeri dalam bentuk Proyek UKS Perkotaan di Jakarta dan UKS pedesaan di Bekasi (Jawa Barat).

Selanjutnya pada tahun 1970 dibentuk panitian bersama Usaha Kesehatan Sekolah, antara Departemen Kesehatan dan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan yang pada tahun 1980 ditingkatkan menjadi Keputusan Bersama Meneri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Kesehatan, tentang pembentukan Kelompok Kerja Usaha Kesehatan Sekolah.
Pada tahun 1982 ditandatangani Piagam Kerjasama antara Direktur Jenderal Pembinaan Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan dan Direktur Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama, tentang Pembinaan Kesehatan Anak dan Perguruan Agama Islam.
Untuk lebih memantapkan pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah secara terpadu, pada tahun 1984 diterbitkanlah Surat Keputusan Bersama (SKB 4 Menteri antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, dengan nomor-nomor sebagai berikut:
  1.  Nomor 0408a/U/1984, Nomor 319/Menkes/SKB/VI/1984, Nomor 60 Tahun 1984 tanggal 3 September 1984, tentang Pokok Kebijakan Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah.
Selanjutnya SKB tersebut diperbaharui dengan nomor sebagai berikut:

       2.   Nomor 0372a/P/1989; Nomor 390a/Menkes/SKB/VI/1989 tanggal 12 Juni 1989 tentang     Tim Pembina UKS

Pada tahun 2003, seiring dengan perubahan system pemerintahan di Indonesia dari sentralisasi menjadi desentralisasi dan perkembangan di bidang pendidikan dan kesehatan, maka dilakukan penyempurnaan SKB 4 Menteri tahun 1984 menjadi:

a.    Nomor: 1/U/SKB; Nomor 1067/Menkes/SKB/VII/2003; Nomor 26 Tahun 2003 tanggal 23 JUli 2003 tentang Pembinaan dan Pengembangan UKS

b.Nomor 2/P/SKB/200, Nomor 1068/Menkes/SKB/VII/2003; Nomor : MA/230B/2003; Nomor : 4415-404 Tahun 2003 tanggal 23 Juli 2003 tentang Tim Pembina UKS Pusat.